SYIFASHION

mau.banget.please.buat.nemenin.belajar

mau.banget.please.buat.nemenin.belajar

(Source: carringtonlynn, via imgfave)

Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin…..” 
Allah menjawab : “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ; 82) … … … 
Ketika kita mengeluh : “Capek banget gw….” 
Allah menjawab : “…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba :9) … 
Ketika kita mengeluh : “Berat banget …yah, gak sanggup rasanya…” 
Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286) 
Ketika kita mengeluh : “Stressss nih…Panik…” 
Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar-Ro’d :28) 
Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh… ini mah semua bakal sia-sia..” 
Allah menjawab :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7) 
Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gw sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin…” 
Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60 
Ketika kita mengeluh : “ Duh..sedih banget deh gw…” 
Allah menjawab : “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

copas status facebooknya Hasnagania :)

yang tak tersampaikan

halo kerabat ku yang sedang disana entah dimana, apa kabarmu?


pertama kali dateng kesini, sempet kesepian karena kehilangan teman-teman terbaik saya di bandung. semuanya berpisah, menuntut ilmu di tempat yg berbeda, terpisah oleh ruang dan waktu. lalu….saya bertemu kamu :) saya bertemu kalian. kalian teman terbaik saya disini. kalian itu bagaikan hujan yang turun di tengah kemarau panjang.

lalu….semuanya berubah ketika negara api menyerang.

saya kehilangan kamu, kami kehilangan kamu. secepat dan segampang itu kamu meninggalkan kami. kemana kamu yang dulu? sekarang bahkan saya tidak tau kamu siapa.

kami merindukan kamu. kami ingin semuanya kembali normal seperti dulu, we’re supposed to be partner. tapi……apa bisa?

Pagelaran Tunggal SABSANUSA STAN

“PRINGGANDANA” Perjalanan Cinta Nusantara

pertama kalinya konser,main angklung,bukan sebagai pemain angklung,tapi sebagai conductor.dengan jumlah pemain yang ‘minimum’, ngelatih dengan pengetahuan melatih yang pas-pasan *karena belum pernah sama sekali ngelatih*

dan seneng banget rasanya waktu denger antusias dari penonton,denger tepuk tangan meriah dari penonton.dan denger cerita2 dari penonton kalau angklungnya bikin merinding :)

Syifa Nafisah, mami angklung

xoxo

SALAM POHON! :D

“berani mencintai itu harus sepaket dengan berani melepaskan”
— (via max-tollenaar)

(via fierlyfierly)

“I’ve begun to realize that you can listen to silence and learn from it. It has a quality and a dimension all its own.”
— Chaim Potok (via creatingaquietmind)

(via quote-book)